Membedah Macam-Macam Penyebab Bayi Diare

Share

Diare pada Bayi yang baru lahir kerap terjadi setelah makan atau menyusui, kotoran bayi biasanya sangat lembut terutama jika disusui ASI. Kotoran bayi dapat berubah tergantung apa yang telah dimakan. Begitu bayi mulai makan makanan padat, akan ditemukan bahwa feces bayi agak berubah dan memadat, tapi tergantung juga pada pola makannya.

Sebagian besar kasus diare relatif ringan dan tidak menimbulkan ancaman kesehatan serius selama bayi tidak mengalami dehidrasi. Sangat penting memastikan bahwa bayi mendapatkan cairan yang cukup. Ada banyak kemungkinan diare pada bayi bisa terjadi, seperti yang diinformasikan parents.co.id.

Infeksi Bakteri

Jika bayi mengalami infeksi bakteri, mungkin akan mengalami diare berat disertai dengan kram darah dalam tinja dan demam. Kemungkinan bayi akan muntah. E. coli sebagai salah satu bakteri penyebab diare si kecil bisa ditemukan pada daging matang dan sumber makanan lainnya.

Infeksi Parasit

Parasit mikroskopis yang hidup dalam usus akan menimbulkan gejala seperti sering buang angin, kembung, dan tinja berminyak. Jenis infeksi ini mudah menyebar dalam penitipan bayi dan pengobatan bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat khusus tanpa harus ke dokter spesialis.

Minum Jus Berlebihan

Terlalu banyak jus yang mengandung kadar sorbitol dan tinggi fruktosa atau terlalu banyak minuman manis dapat mengganggu perut bayi. Kurangi asupan tersebut dalam seminggu atau lebih. Beberapa dokter merekomendasikan jangan memberikan jus buah kepada bayi sebelum usia 6 bulan.

Antibiotik

Kalau bayi mengalami diare setelah minum antibiotik, mungkin itu berhubungan dengan membunuh bakteri baik di usus. Konsultasikan dengan dokter tentang alternatif dan solusi tapi jangan berhenti memberinya obat dari dokter sampai diare bayi sembuh.

Alergi Makanan

Dalam sistem kekebalan tubuh bayi yang merespon protein makanan biasanya tidak berbahaya atau menyebabkan reaksi ringan. Gejalanya mungkin termasuk diare, kembung, sakit perut dan darah dalam tinja. Protein susu adalah alergi makanan yang paling umum pada bayi. Ingat, bayi tidak harus minum susu sapi sampai usia 1 tahun. Makanan padat pada bayi pun bisa menyebabkan buah hati kita mengalami diare.

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *