Kenali Zat Paling Berbahaya Bagi Otak Anda

Share

Dalam studi Project TENDR menjelaskan, mulai dari gangguan perkembangan syaraf, autisme, hingga hiperaktivitas (ADHD), bisa muncul karena beberapa jenis bahan kimia beracun. Tentu ini sangat berbahaya bagi perkembangan otak janin dan anak-anak. Mulai sekarang, kenalilah zat-zat yang sangat berbahaya bagi otak.

Pestisida

Pestisida organofosfat banyak digunakan dalam pertanian dan perkebunan, karena dapat membasmi hama tanaman. Tapi, udara yang tercemar pestisida, jika dihirup dalam jangka panjang bisa merusak sistem saraf otak dan menyebabkan parkinson. Bahkan paparan pestisida pada ibu hamil berpotensi mengganggu struktur otak janin yang berpengaruh pada kecerdasan. Pastikan kebersihan bahan makanan sebelum dikonsumsi.

PBDE

Paparan senyawa Polybrominated diphenyl ether (PBDE) yang digunakan untuk produk tahan api, tekstil, furnitur atau karpet mampu menurunkan kecerdasan anak dan memicu hiperaktivitas. Senyawa retardan tersebut menguap dan menyebar lalu mengendap dalam tubuh manusia. PBDE yang terakumulasi di tubuh manusia dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan otak dan saraf.

Polusi Udara

Polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) dari emisi gas buang kendaraan, pembakaran batu bara, dan sebagainya merupakan racun polusi udara. Anak yang memiliki tingkat kadar PAH tinggi kemungkinan bisa menderita depresi, kecemasan berlebihan dan sukar berkonsentrasi. Selain itu, mungkinan tingkat IQ anak juga cenderung lebih rendah.

Timbal

Timbal (Pb) biasanya digunakan dalam industri baterai, karet, kabel, zat pewarna atau cat, sebagai imbuhan zat anti ‘knocking’ pada bensin, solder atau penyambung pipa air tahan korosi. Perempuan hamil apabila dalam tulangnya terakumulasi cemaran timbal, bisa memicu gangguan pertumbuhan otak pada anak yang dikandung. Timbal juga mampu menurunkan tingkat kecerdasan.

Merkuri

Merkuri sering digunakan untuk pembuatan krim pemutih atau krim antiseptik, dalam pertambangan emas tradisional juga dimanfaatkan. Penggunaan merkuri dapat memicu cacat pada janin, mengganggu saluran darah ke otak, bahkan menyebabkan kerusakan otak permanen seperti Kasus Minamata. Sekarang penggunaan merkuri di seluruh dunia sangat dibatasi.

PCB

Polychlorinated biphenyls (PCB) mampu mengubah cara sel-sel otak untuk berkembang. PCB dimanfaatkan dalam berbagai macam komponen elektronik dan pestisida. PCB telah menjadi salah satu penyebab beragam gangguan perkembangan saraf, termasuk ADHD, ketidakmampuan belajar, defisit sensorik, keterlambatan perkembangan dan retardasi mental.

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *