Gatal Bisa Jadi Pertanda Gangguan Pada Tubuh

Share

Gatal merupakan sensasi kulit yang memicu refleks untuk menggaruk di area tertentu pada tubuh. Penyebabnya bisa bermacam-macam, dari kulit kering hingga yang diakibatkan dari beberapa penyakit. Biasanya gatal tidak berbahaya, sebentar dan segera terlupakan. Seperti akibat gigitan nyamuk, tapi gejala gatal bisa juga indikasi sakit serius, bukan hanya sakit kulit. Itu bisa saja jadi peringatan penting.

Rangsangan Pada Jaringan Syaraf

Akibat rangsangan pada jaringan syaraf tertentu oleh senyawa kimia pembawa pesan komunikasi, rasa gatal akan timbul. Sebenarnya ini semacam ‘seruan minta tolong’ dari tubuh. Karena itu terjadi reflek menggaruka, disebabkan gangguan dari luar yang jadi pemicu rasa gatal, seperti kutu terlepas dari tubuh. Jika rasa gatal tidak kunjung hilang, sebaiknya konsultasi ke dokter.

Kerusakan Sistem Syaraf

Hal ini bisa juga menimbulkan rasa gatal. Terutama ditemukan pada Sklerosis Multipel. Infeksi sistem syaraf merusak struktur syaraf. Salah satu simtom utamanya, gangguan kemampuan kulit untuk merasa.

Gejala Sakit Kulit

Jika rasa gatal bersamaan dengan kulit infeksi, biasanya itu disebabkan penyakit kulit. Fenomena tersebut adalah penyebab sekitar 42% dari kasus gatal yang kronis. Neurodermitis dan Psoriasis jadi masalah utama. Namun jamur, eksim dan parasit juga bisa menyebabkan gatal-gatal.

Reaksi Alergi

Alergi juga bisa menyebabkan rasa gatal. Biasanya gatal timbul segera setelah kontak langsung dengan alergen. Contohnnya serbuk sari, logam, lateks atau bulu hewan peliharaan seperti kucing. Sistem kekebalan tubuh memproduksi Histamin berlebihan, dan ini menyulut rasa gatal.

Gangguan Organ Dalam Tubuh

Penyebab rasa gatal kadang bukan berada di kulit, melainkan pada organ bagian dalam tubuh. Misalnya gangguan pada empedu, ginjal atau hati. Kerusakan pada hati atau sirosis hati bisa menyebabkan bertambahnya jumlah Bilirubin. Alhasil bukan hanya kulit jadi berwarna kuning, melainkan juga memicu rasa gatal.

Gangguan Hormonal dan Metabolisme

Pada perempuan, tak seimbangnya hormon di masa mengandung, menopause atau masa haid bisa menyebabkan gatal di seluruh tubuh. Perubahan hormonal akibat terlalu aktifnya kelenjar tiroid bisa juga jadi pemicunya. Penyebab lainnya seperti kekurangan protein, kurang zat besi dan sebagainya.

Kanker

Rasa gatal di seluruh tubuh, atau hanya pada bagian yang ada nodus limfa bisa saja tanda awal adanya tumor ganas pada sistem limfatik. Terkadang rasa gatal sudah muncul beberapa tahun sebelum kanker terdeteksi. Bukan hanya itu, gatal bisa jadi efek samping kemoterapi dan terapi radiasi untuk mengatasi kanker.

Efek Samping Obat-Obatan

Gatal juga bisa disebabkan obat-obatan. Ini kerap terjadi bila orang minum antibiotika, psikofarmaka, obat penurun tekanan darah tinggi atau obat pencegah penggumpalan darah. Pasien penderita AIDS juga mengalami masalah itu, karena terapi antiviral sering menyulut rasa gatal.

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *