Fakta dan Mitos Penyebab Kanker yang Harus Diketahui

Share

Sampai sekarang kanker merupakan salah satu penyakit yang paling menakutkan. Banyak teori seputar penyebab penyakit kanker yang beredar di masyarakat. Namun tidak semua teori tersebut telah terbukti kebenarannya. Alhasil mitos penyebab kanker tak jarang dianggap sebagai fakta, apa saja fakta dan mitos tersebut?

Pemanis Buatan dan Ponsel Memicu Kanker?

Pakar onkologi Jack Jacoub, M.D. mengungkapkan bahwa tidak ada bukti keduanya berkaitan dengan kanker manusia. Hal ini berdasarkan haasil penelitian pada hewan di tahun 70an yang menunjukkan hubungan antara pemanis buatan dengan kanker. National Cancer Institute juga berpendapat, hal tersebut tidak terbukti pada manusia. Walaupun beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara ponsel dan kanker otak, penelitian lain juga telah membantahnya.

Kanker Kulit Tidak Untuk Kulit Gelap?

Seorang dokter terkadang tidak melihat tanda-tanda kanker kulit, tetutama tahap gejala awal, ini disebabkan gejala awal kanker kulit sering muncul di bagian yang tidak diperhatikan. Sebagai contoh di bawah kuku, telapak kaki, sekitar mulut, kelopak mata atau alat genital. Baik itu kulit gelap atau bukan, mereka baru akan didiagnosa mengidap kanker kulit pada stadium lanjut, dimana kanker kulit sudah sulit untuk ditangani.

Kanker Kulit Bisa Dicegah Solarium?

Demi mencegah kanker kulit, mereka yang ingin memiliki kulit lebih gelap haruslah ke Solarium dulu sebelum berjemur matahari, anggapan tersebut tidak terbukti kebenarannya. Kulit yang menjadi gelap karena sinar ultraviolet, baik dari matahari maupun tanning bed telah mengalami kerusakan yang bisa menimbulkan resiko kanker kulit.

Lemak Menyebabkan Kanker?

American Cancer Society menuturkan, obesitas berperan dalam 1 dari 5 kematian karena kanker. Berat badan berlebihan meningkatkan resiko terkena kanker usus besar, ginjal, pankres, kandung empedu, tiroid dan prostat.

Kanker Penyakit Menular?

Seseorang memang tidak akan tertular penyakit kanker dari penderitanya. Akan tapi virus penyebab kanker masuk dalam kategori menular. Human Papillomavirus (HPV) dalam beberapa dekade terakhir secara drastis mengubah demografi pasien yang terkena kanker mulut dan kerongkongan, Robert Haddad, M.D. seorang pakar onkologi di AS menganalisa demikian.

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *