Wisata Unik Penjara San Pedro di Negara Bolivia

Share

Penjara San Pedro yang disebut sebagai El Penal de San Pedro ini berbeda 180 derajat dari penjara-penjara yang ada dalam benak kita. Nampak dari luar penjara tersebut mirip dengan tempat wisata, bayak orang berlalu-lalang, tak jarang anak-anak terlihat sedang bermain dengan temam-temannya.

Pada awalnya, penjara San Pedro didesain untuk menampung 250 tahanan saja, namun kini penjara tersebut telah dihuni oleh kurang lebih 1500 tahanan. Uniknya, setiap tahanan dapat memilih sel mana yang akan ditempati dengan membayar sejumlah uang sewa pada penghuni lainnya.

Terdapat beberapa blok yang ada di penjara ini, seperti Posta, Pinos, Alamos, San Martin, Prefectura, Palmar, Guanay dan Cancha. Dari blok-blok tersebut blok Posta, Pinos, dan Alamos adalah blok yang bisa dikategorikan sebagai blok elit yang memiliki suasana lebih “aman dan manusiawi” jika dibandingkan dengan blok yang lain.

Disaat ada tahanan baru yang masuk ke penjara ini, dia dapat menyewa sel melalui pimpinan penjara atau melalui agen-agen yang ada disana. Tarifnya pun bervariasi antara 20 sampai 5000 dolar Amerika, tergantung blok mana yang diinginkan.

Setelah disepakati, maka seorang tahanan baru diharuskan membayar 25% di muka sebagai tanda jadi. Barulah tahanan kemudian akan mendapatkan sertifikat yang berisi nomor sel, lokasi, keterangan singkat, nama pemilik sebelumnya serta harga sel tersebut.

Berbeda dengan penjara pada umumnya, penjara San Pedro ini tidak memberlakukan penjagaan yang ketat terhadap para tahanan. Tahanan dibiarkan berkeliaran sesuka mereka selama mereka tidak keluar dari penjara. Lebih unik lagi, terkadang keluarga tahanan, entah istri atau anaknya, diperbolehkan untuk menginap didalam penjara.

Istri dan anak-anak tahanan penjara San Pedro diberikan kebebasan untuk keluar masuk penjara sesuka hati mereka. Bukan hanya itu, mereka dapat menjadi penghubung para tahanan dengan dunia luar, semisal untuk membeli barang-barang yang tidak ada di dalam penjara.

Penjagaan yang terbilang longgar terhadap tahanan ini menjadi semacam berkah tersendiri bagi para napi. Dengan kelonggaran tersebuti, mereka dapat bekerja untuk memenuhi tuntutan hidup demi memenuhi kebutuhan mereka sendiri maupun keluarga, baik itu diluar ataupun didalam penjara.

Bukan hal aneh bila ditemui tahanan bekerja sebagai tour guide, tukang cukur, penjaga toko, penjaja makanan, atau pekerjaan-pekerjaan lain yang tersedia di penjara ini. Keunikan penjara San Pedro yang telah tersebar ke seluruh penjuru dunia tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Turis-turis ini dapat masuk ke penjara, tarif masuknya sekitar 57 dolar Amerika atau sekitar Rp. 660.000. Hal ini sebenarnya adalah tindakan ilegal, karena penjara tersebut telah dilarang untuk umum sejak tahun 2013 yang lalu dengan alasan keamanan.

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *