Kerak Kepala pada Bayi? ini Sebab dan Cara Mengatasinya

Share

Kerak kepala pada bayi atau Cradle Cap dipengaruhi oleh hormon seorang Ibu yang berdampak pada produksi minyak berlebih dalam jaringan kulit bayi. Kondisi demikian dalam istilah medisnya disebut sebagai Seborrheic Dermatitis. Kerak di kulit kepala seorang anak mungkin akan ditemukan lapisan putih kekuningan yang mengelupas seperti ketombe.

Bagi para Ibu tidak perlu khawatir, hal ini bukan masalah serius dan menular. Seiring bertambahnya usia si buah hati, cradle cap akan hilang dengan sendirinya. Umumnya masalah ini terjadi di bulan pertama setelah bayi lahir hingga bayi berusia 8 bulan saja.

Lalu apa penyebabnya? tentu hal ini dikarenakan peningkatan aktivitas kelenjar minyak pada bayi. Gejala-gejala yang akan muncul seperti munculnya kerak pada kulit kepala dan berwarna kekuningan, tebal, dan agak berminyak. Harus diketahui, kerak bisa menjadi sangat tebal, sehingga berbentuk seperti topi. Itulah mengapa disebut cradle cap. Kelainan ini bisa meluas ke wajah, alis, dahi, hidung, serta telinga. Karena di semua area ini, terdapat banyak kelenjar minyak.

Bagaimana mengatasinya? banyak para Ibu mengira hal ini disebabkan oleh produk sampo yang digunakan bayi. Nyatanya, cradle cap tidak disebabkan oleh sampo, cuaca, atau penyakit lain yang dialami si kecil. Namun untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa menggunakan baby oil untuk memijat kepala bayi secara perlahan.

Anda juga bisa mengoleskan minyak (minyak kelapa misalnya) pada kulit kepala bayi di malam hari. Tujuannya untuk melunakkan kerak kepala. Keesokan harinya, keramasi si kecil dan sisir perlahan untuk melepaskan kerak yang sudah melunak. Setelah itu kerak akan terlepas semua dan kulit kepala bayi pun bersih kembali.

Sisir rambutnya dengan mengunakan sisir bayi untuk membuang kerak yang mengelupas. Selanjutnya, coba bersihkan kulit kepala bayi dengan sampo bayi yang kandungannya lembut. Pijat perlahan kulit kepala si kecil, dan bilas hingga bersih. Setelahnya, anda bisa memberikan hair lotion khusus untuk bayi.

Tak perlu ke dokter, karena pada umumnya, kerak kepala pada bayi tidak memerlukan terapi khusus dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, jika kerak di kepala sangat tebal, lebih baik konsultasikan anak ke dokter kulit. Bayi anda tentu akan mendapat obat untuk melepaskan kerak tersebut.

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *