Indonesia Akan Menjadi Pusat Mode Busana Muslim Dunia

Share

A model presents a creation by designer Dian Pelangi from Indonesia during the Islamic Fashion Festival in Kuala Lumpur, Malaysia, Monday, Nov. 5, 2012. (AP Photo/Lai Seng Sin)

Pemerintah merencanakan Indonesia sebagai pusat mode muslim di tingkat Asia pada 2018 dan tingkat dunia pada 2020. Sejauh ini ekspor busana muslim Indonesia masih kalah jauh dibanding Cina dan India. Data Thomson Reuters dalam State of the Global Islamic Economy 2015 menunjukkan nilai belanja yang dikeluarkan masyarakat untuk belanja busana muslim cukup fantastis, yakni sekitar 230 milyar dollar AS pada tahun 2014 atau sekitar 11% dari total belanja busana warga dunia.

Berdasarkan data tahun 2014, negara dengan tingkat konsumsi pakaian muslim tertinggi adalah Turki sebesar US$25 milyar, Uni Emirat Arab US$ 18 milyar, Nigeria US$15 milyar, Arab Saudi US$14,7 milyar dan Indonesia US$ 12,7 milyar. Sementara itu, Cina menempati posisi utama sebagai negara pengekspor terbesar ke negara-negara anggota OKI (Organisasi Negara-Negara Islam) yakni sebesar US$ 28,7 juta, disusul India US$3,87 juta dan Turki US$2,3 juta.

Memanfaatkan momen Ramadhan para desainer sudah berlomba menampilkan karya-karya busana Muslim terbarunya. Lewat ajang Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) yang berlangsung pada bulan ramadhan lalu di Jakarta. Sekitar 200 desainer, termasuk perancang dari 40 dari usaha kecil menengah ikut ambil bagian dari ajang Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) ini. Bukan hanya perancang busana muslim dari tanah air yang tampil dalam MUFFEST 2016, melainkan juga para desainer dari negara-negara lain seperti Turki, Italia, Rusia, Malaysia dan Bangladesh.

Pemerintah berharap, ajang MUFFEST 2016 diharapkan bisa menjadi batu loncatan bagi dunia fashion Indonesia untuk meluaskan pasar ke tatanan internasional dan dalam jangka panjang sebagai pusat mode busana muslim dunia. Pemerintah mencanangkan Indonesia menjadi pusat mode muslim di tingkat Asia pada 2018 dan tingkat dunia pada 2020.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti menyatakan, kinerja ekspor busana Muslim pada 2014 nilainya mencapai US$ 4,63 miliar, naik 2,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor produk busana Muslim Indonesia adalah Amerika Serikat, Kanada,, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Inggris, Australia,Uni Emirat Arab, Belgia, dan Cina.

Save

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *