Anak Sulit Tidur? Ikuti Tips Ini

Share

Anak-Sulit-Tidur

Para orang tua harus lebih memerhatikan waktu tidur anak-anaknya. Sebab, kekurangan waktu tidur bisa berpengaruh pada kinerja otak anak. Anak-anak dianjurkan tidur 9-14 jam per harinya. Namun, terkadang para orang tua mengalami kesulitan untuk membuat anaknya tertidur. Berikut ini adalah beberapa saran untuk mempromosikan tidur yang lebih baik untuk anak-anak anda:

Tetapkan Waktu Tidur

Tetapkan waktu tidur yang tepat untuk anak tidur siang dan tidur malam. Bila ditetapkan tidur siang setiap pukul 13.00 hingga pukul 15.00 dan tidur malam pukul 20.00, upayakan orang tua pun patuh untuk menidurkannya pada jam-jam tersebut. Pastikan waktu tidur harus sama di setiap harinya, agar anak dan tubuhnya terpola dan belajar disiplin dengan aturan. Waktu tidur berlaku dimanapun anak berada.

Siapkan Anak Bila Sudah Mendekati Jam Tidur

Setelah anak sudah terbiasa dengan waktu tidur yang ditetapkan, hindari merusaknya. Jangan ajak anak ke acara pada saat jam tidur. Bila dilakukan, tanpa disadari tubuh anak belajar untuk tetap terjaga pada jam tersebut dan akhirnya akan sulit lagi membiasakan tubuhnya untuk tidur pada waktu tersebut. Biasakan anak untuk membersihkan tubuhnya dan gosok gigi  sekitar  30 menit sebelum tidur.  Ini bisa membantu memberi tanda  pada anak dan tubuhnya bahwa waktu tidur sudah dekat.

Ciptakan Suasana Nyaman

Suasana ruang tidur yang nyaman sangat memengaruhi cepat atau tidaknya proses tidur.  Matikan lampu kamar atau ganti dengan lampu tidur yang redup, tidak ada suara bising, televisi tidak menyala, jauh dari mainan-mainan yang dapat menstimulus anak untuk bangun dan bermain. Jika udara dingin, kenakan pakaian berlengan dan celana panjang.

Hindari Aktivitas yang Membuat Anak Aktif

Kegiatan sebelum tidur sebaiknya jauh dari gerakan melompat, berlari atau gerakan besar lainnya. Gerakan-gerakan itu dapat membangunkan tubuh, sehingga anak terjaga yang akibatnya akan sulit diajak tidur. Selain itu, hindari aktivitas yang membuat anak waspada, seperti menonton televisi, main video games. Lebih baik bacakan buku cerita, selain menenangkan juga membuat anak mengenal kosa kata baru. Bacakan buku cerita dengan suara yang pelan, agar suasana hening tetap tercipta.

Berikan Sentuhan Lembut

Sentuhan atau pijatan lembut sebelum tidur merupakan salah satu cara menciptakan kondisi yang dapat membuat balita mengantuk. Sentuhan dan pijatan terbukti dapat membuat anak merasa nyaman. Mulai dari arah kaki, berlanjut ke bagian badan, tangan dan kepala dengan mesra. Pastikan tangan dalam keadaan bersih.

Bekali Minuman Pembuat Relaks

Segelas susu hangat sebelum tidur dapat membantu tubuh anak berada dalam posisi relaks, ini merupakan efek kandungan tryptophan dalam susu. Minuman hangat akan meningkatkan suhu tubuh anak menjadi lebih nyaman untuk tidur. Hindari memberikan minuman mengandung kafein sebelum tidur, karena dapat memosisikan jantung siap untuk bekerja.

Tidur Siang yang Cukup

Tidur siang disarankan oleh para ahli karena baik untuk kesehatan dan pertumbuhan anak. Manfaat yang diperoleh saat anak tidur siang adalah mengembalikan kondisi fisik dan mental, mudah konsentrasi, mudah komunikasi dan mudah beradaptasi. Namun pastikan waktu tidur siang anak tidak berlebihan agar tidak mengganggu waktu tidur malamnya, tidur siang 1 hingga 2 jam sudah cukup.

Penuhi Kebutuhan Anak Seperlunya

Ketika anak terbangun di malam hari, hindari untuk memenuhi atau menyetujui permintaannya. Ketika anak mengajak bermain dan knda menyetujuinya, anak akan terbiasa dan terus menerus mengulanginya. Perlu untuk tega melakukan ini agar si anak memahami bahwa langit sudah gelap, pertanda semua orang harus tidur. Lain cerita bila anak terbangun karena ingin buang air kecil atau haus, kebutuhan ini harus dipenuhi segera.

 

Save

Ahmad Muhajir

Keturunan Nabi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *